Kamis, 09 Februari 2012

-oppa- (special hangeng birthday)

That’s hanggeng birthday

ini lanjutan ceritaku, maksudnya nyambung gitulah intinya. dan maaf yaa postnya telat. langsung aja. selamat membaca!!

Cho Jehee PoV
Han geng oppa. Member super junior pertama yang paling kukenal. Yang paling ku kagumi. Aku menyukainya, jauh sebelum aku mengidolakan donghae oppa. Tepatnya saat pertama kali aku tahu tentang super junior. Saat kepulangan kyuhyun oppa yang pertama kerumah setelah lama tinggal ke dorm.  Aku sangat menyukai seni tari, dan aku menyukai tariannya. Ceritanya sangat panjang, dan aku tidak berniat untuk mengulasnya lagi *plak
Sungguh, dia sosok yang sangat aku kagumi. Sosok yang patut diancungkan 10 jempol kalau bisa. Terutama, saat ia menghadapi masalahnya dengan SM Entertaiment. Dia memilih jalan yang menurutnya adalah yang terbaik. Dan aku yakin dia memlih jalan yang tepat. Sesuai nalurinya, walaupun dia harus bersedih meninggalkan para member super junior yang sudah memberikan banyak kenangan untuknya.
Kau tahu? Apa yang aku lakukan saat dia ‘minggat’ dari dorm?. Saat itu aku sedang ingin menemuinya. Sangat bersemangat menemuinya, entah kenapa. Seperti ada beberapa hal yang yang harus aku sampaikan. Aku nyaris dikatakan terburu buru, tapi entah kenapa aku harus sampai di dorm lebih pagi.
Sangat disayangkan. Aku sampai di dorm stengah jam setelah kepergiannya. Terduduk lemas didepan lemari pakaiannya yang kosong. Donghae oppa menopangku yang nyaris tak berdaya. Dia. Han Geng oppaku. Yang sudah aku anggap sebagai kakak laki laki keduaku setelah kyuhyun oppa harus pergi begitu saja.
Menangis. Hanya itu yang bisa aku lakukan. Tidak sanggup untuk melakukan apapun. Bahkan untuk berdiri dari dudukku saja harus dibantu oleh donghae dan kyuhyun oppa. Berlebih saat aku menge check handphoneku.
-1 new message-
From : hangeng oppa
Mianhae. Chonmal mianhae. Mungkin hanya kata maaf yang bisa ku ucapkan. Maaf jika aku tidak sempat berpamitan padamu, maaf jika aku sering melakukan kesalahn padamu. Aku memutuskan untuk kembali ke China. Memulai hidupku kembali disana. Terima kasih, sudah menjadi temanku selama di seoul. Dan terima kasih sudah menjadi penggemarku. Gomawo. Mianhae jehee-a. annyeong!
Oke, anggap itu sebagai hari terlukaku. Walaupun tidak mudah untuk dilupakan. Hari ini tanggal 9 february 2012. Mengingat hari ini hari ulang tahunnya. Dimana seharusnya di tahun tahun sebelumnya, aku selalu memutar otak untuk mencari ide ide konyol untuk memberikan kejuatan untukknya. Tepatnya, aku, siwon oppa dan heechul oppa.
Aku menghela napas ringan. Menatap kearah luar kaca bus yang kunaiki. Tidak ada kejutan hebat yang akan kubuat untuk hari ini. tidak ada ulah yang kubuat untukknya hari ini. tidak ada masakan yang kutagih darinya dalam rangka merayakannya.
Sedih, tentu saja aku sangat sedih. Terlebih dengan masalah baruku ini. dia tidak ada disampngku sekarang. Sulit rasanya untuk menerima ini semua. Walaupun donghae oppa selalu ada untukku. Donghae oppa tak tahu dan tak mengerti awal kisahku dengan Sooki. Hanya Han Geng oppa yang tahu semuanya.
Drtt.. drtt..
Aku merogoh handphonku dari tas sampingku. Sambil berharap itudarinya. Sangat mengharapkannya. Tapi hasilnya aku hanya perpikir heran. Tidak biasanya siwon oppa meneleponku.
“ne, oppa?” sahutku setelah memasang earphone hpku. Aku tidak begitu suka untuk menempelkan handphone di telinga.
“apa kau mempunyai banyak kelas hari ini?” aku mengetuk ketuk ringan tali tas sampingku, sembari berfikir. Mengingat jadwalku hari ini.
“hm.. tidak. Pagi ini aku akan menyelesaikan kelasku. Wae?”
“bisa datang ke Dorm sepulang darinya?”
“akan aku usahakan. Memangnya ada apa oppa?”
“kau datang saja. Aku sangat mengharapkan kedatanganmu. Hm, chakkman. Jam berapa tepatnya kau pulang?”
“jam sebelas. Baiklah. Annyeong oppa.”
Aku melangkah turun dari bus. Sebenearnya aku sama sekali tidak mempunyai kelas hari ini. dosenku sedang ada urusan untuk tiga hari kedepan.
Yang aku lakuakn sekarang hanya mencari cara untuk tetap merayakan ulang tahun Hangeng oppa tahun ini. tak peduli dia perduli tau tidak terhadap kado ulang tahunku.
Studio Jinho, adikku. Tempat pertama yang akan ku kunjungi. Masih sepi. Aku sudah berjanji padanya untuk datang pukul 8 pagi. Dan sekarang baru pukul setengah 8. Mungkin dia belum bangun atau belum datang, entahlah. Aku memutuskan untuk menunggunya di sofa depan.
“onnie-a, kau datang terlalu pagi.” Tak lama terdengar suara dari balik pintu masuk studio. Studio ini milik keluarga kami. Tepatnya hadiah ulang tahun jinho dari appa.
“memangnya kenapa? Aku terlalu bersemangat untuknya.”
“sendiri?” dia melangkah ke arahku. Memberi tanda untuk masuk ke ruang dalam.
“eo. Wae? Apa ada aturan untuk tidak boleh datang sendiri, hm?” aku mengikuti langkahnya sambil melihat kesekeliling ruangan yang kumasuki.
Dia tampak tertawa ringan. “aniya. Hanya heran saja. Biasanya kau akan datang bersama kyuhyun hyung atau paling tidak donghae hyung.”
“lama aku tidak kesini, banyak sekali perubahannya.” Tanganku mengotak atik isi ruangan. Aku berusaha menghiraukan pertanyaan. Tidak penting bagiku untuk diperdepatkan.
“tentu saja. Lalu? Apa rencana jahil yang kan eonnie lakukan?jangan libatkan studio ini kalau itu membahayakan.”
“cih, kau kira aku akan nekat membuat video sensor disini, huh?”
Dia kembali tertawa. Tawa manisnya yang akan membuat para yeoja di manapun akan meleleh melihatnya. Terkecuali aku. Sudah terbiasa melihat mimic lucunya itu.
“aku hanya ingin merekam suaraku. Hmm.. dan membuat beberapa video untukknya.
“kajja. Kita mulai saja, eonni.”
                                                            ***
Tanganku mengetuk ringan pintu dorm. Tanpa menunggu lama siwon oppa sudah muncul dari balik pintu untuk membukakanku.
“kau datang lebih awal, Jehee-a. itu lebih baik.” Dia member jalan padaku untuk masuk kedalam ruangan.
Mataku mencari cari para member di dalam, karena kelihatannya terlalu sepi. Langkah kakiku menuju sofa yang menghadap TV yang menyala.
“donghae hyung sedang ada pemotretan, sungmin hyung sedang syuting iklan, dan yesung hyung dengan kyuhyun sedang show suju K.R.Y”
“oppa, kenapa kau tidak mengabsen semuanya? Apa ryeowook oppa absen dalam show suju K.R.Y?”
Dia tertawa ringan, menyuguhkan minuman dihadapanku. “karena mereka yang biasanya kau cari.”
“ck, lalu apa maksudmu mengundangku ke dorm, sedangkan mereka semua sedang sibuk?”
“tidak semua, eunhyuk hyung sedang tidur didalam. Dan sungmin akan pulang setengah jam lagi.”
“ikuti saja perintahku, kalau kau ingin tidak kecewa hari ini” lanjutnya.
                                                            ***
Mataku sedikit membelalak. Melihat situasi disampingku. Bandara, tempat turun landasnya pesawatku, yang tidak aku mengerti kemana aku dibawa pergi oleh siwon oppa dan sungmin oppa.
Terlihat disetiap sudutnya bertuliskan tulisan hanse china. Membuatku menumbuhkan sebuah harapan. Berharap kalau ini adalah negeri china, dan berharap kalau aku akan menemuinya.
“siwon oppa.. apa ini..”
Siwon oppa mengangguk, menyimpulkan sebuah senyuman disudut bibirnya. “baiklah, sepertinya rencananku sudah terbaca. Hahaha. Apa kau sudah bisa menebaknya, Jehee-a?”
Dahiku sedikit mengernyit. Berusaha untuk tidak membayangkan hal mustahil terjadi. Hingga akhirnya aku menggeleng menyerah. “molla.”
“hm.. aku berniat untuk merayakan ulang tahun hangeng hyung, karena kyuhyun, dan yesung hyung sudah berangkat terlebih dahulu, aku mencari teman untuk ke china. Sepertinya kau orang yang tepat.”
Aku nyaris meloncat loncat girang di perjalanan menuju pintu luar bandara. Sungguh ini bahkan lebih mengejutkan daripada kejutan ulang tahunku tahun lalu.
Kehisterisanku tidak bisa tertahankan. Membuatku terlonjak senang dan memeluknya. “kyaaaaa!! Sinjjayeo? GOMAWOYEO si.. ups, mian oppa.” Aku segera menutup mulutku. Yaah setidaknya menahan diri untuk menyebut namanya kalau tidak ingin diserbu oleh E.L.F di China.
                                                            ***
Aku melangkah sembari memperhatikan sekelilingku. Sdikit mnegrnyit ketika melihat sosok yang tengah meringkuk dibalik selimut, di salah satu sofa.
“oppa, kyuhyun, yesung dan ryeowook oppa tidak sedang disini, kan?” tanganku meletakkan tas keciku  kesalah satu meja di sudut dinding dorm yang kami datangi.Ini tempat peristirahatan super junior selama di China. Aku hanay pernah mendatanginya sekali sebelumnya. Saat ikut Super Show 2 waktu itu.
Siwon oppa mengangguk. Dia sedang berada di dapur yang menghadap kearah tempatku. Menyiapkan minuman untukku. “eo, tentu saja. Memangnya kenapa?”
“lalu? Nugundae?” aku mengoyak oyak tubuh yang terbaring di sofa. Wajahnya di telengkupkan kedalam bantal yang dipeluknya erat. Dia saa sekali tidak menyahut, atau pun sekedar mengolet sebagai responnya.
Belum sempat siwon oppa datang menghampiri ku, pintu utama dorm terbuka. Kyuhyun, yesung dan ryeowook oppa masuk dari balik pintu. Sepertinya mereka sudah pulang.
“dia Ha-Gun ku.” Gumam kyuhyun oppa tiba tiba saat melirikku yang tengah menatap heran sosok di hadapanku. Aku membelalak kaget. “MWOYA? Sejak kapan dia ada di sini, oppa?”
“aku yang mengajaknya. Mungkin dia tadi kelelahan setelah ku ajak mengitari kota Beijing seharian.”
Kyuhyun oppa sepertinya tidak sedang ingin menjelaskan panjang lebar. “apa dia ikut datang untuk merayakan ulang tahun hangeng oppa?”
Dia mengangguk, kemudian mengambil posisi duduk di sampingku. “memangnya kenapa? Aku sudah memberikan semua yang kuketahui tentang hangeng padanya.”
“sebaiknya kau bangunkan dari sekarang, oppa. Dia itu tidur seperti babi. Yaa kalau tidak ingin terlambat.”
“biarkan saja dia tidur seperti babi. Asalkan itu adalah Ha Gun.” Ujarnya datar, menaggapiku.
“yak, oppa. Tidak baik untuk seorang yeoja tidur seperti itu.”
“memangnya siapa disini yang menjadi namja chingunya, hm? Aku kan? Bagiku tidak masalah.”
“yak,yak,yak. Kyuhyun-a, jehee-a. jangan lanjutkan debat kalian sekarang. Sebaiknya kau mandi sekarang, hee-a.” siwon oppa menepuk tepukkan tangannya, seolah sedang mengomandokan kami. Aku hanya mendengus kesal, kemudian bankit dari dudukku.
“untuk masalh bangun membangunkan Ha Gun, mungkin kyuhyun lebih ahli daripada kita.” Siwon oppa segera berlari kecil menuju kamarnya setalah mengakhiri ucapannya. Di ikuti oleh yesung dan ryeowook oppa. “aku setuju, sepertinya dia memang SANGAT ahli.” Sepertinya mereka akan mengetahui efek dari ucapannya.
“YAK, HYUNG! APA KALIAN INGIN MENCARI MATI, HUH?” geram kyuhyun oppa kemudian. Membuatku sedikit bergidik dan menutup telinga.
“sungguh menyeramkan jika sifat Ha Gun yang tak jauh berbeda darinya tak diubah . akan menjadi kacau rumahku nanti dan berubah menjadi rumah suram yang di iringi jeritan mengerikan seperti itu” gumamku sendiri sembari mengambil handuk kecil yang disdiakan siwon oppa tadi.
Kyuhyun oppa sepertinya mendengar gumaman kecilku. Dia beralih menatapku nanar. “yak, cho Jehee. Apa yang tadi kau ucapakan, hm?”
Dengan cepat aku menggelengkan kepala. “aniya oppa. Gwenchana.” Kemudian melarikan diri menuju kamar mandi.
                                                            ***
Hangeng PoV
Jadwalku dihari ulang tahunku yang seharusnya ku nikmati, malah menjadi hari yang melelahkan. Tepatnya sangat meelahkan. Banyak show yang harus aku datangi. Mereka semua ingin merayakannya. Berlomba tepatnya. Terutama para Fans.
Satu hal yang kuingat di hari ulang tahunku. Walaupun banyak kejutan dan hadiah di hari ini. Cho Jehee. Tidak ada ulahnya yang dia buat untuk memberikanku sebuah kejutan ulang tahun. Tidak seperti hari ulang tahunku yang sesungguhnya kalau tidak ada ulahnya.
Biasanya, setiap tahun aku selalu berfikir, apa lagi yang dilakukannya. Tapi sayangnya aku tidak pernah bisa menebaknya. Dan tahun ini, di malam ulang tahunku tahun 2012. Tidak ada dia. Ingin aku meneleponnya, tapi semua kontakku dengannya sudah terputus.
Malam ini, pukul 7. Show terakhirku dihari ulang tahunku. Show terakhir yang aka nada kejutan untukku. Tidak ada harapan lagi untuk dia datang. dan tidak mungkin.
                                                            ***
Seketika lampu studio padam. Pembawa acara sedikit Nampak terhenyak. Para penonton terdiam seketika setelah mengeluarkan kepanikannya yang hanya sementara. Membuatku berfikir kalau ini adalah sebuah kesalahn teknis.
Baru saja aku ingin mengangkat micku untuk memperbaiki suasana. Sebuah alunan lagu dari suara yang ku kenali berputar. Aku sedikit terhenyak mendengarnya. Sambil terus berharap kalau dia menyanyikannya secara langsung untukku. Tapi nyatanya tidak. Hingga lagu itu berakhir dia sama sekali tidak muncul. Dia menyanyikan laguku say no. suaranya semakin membaik. Mungkin karena kyuhyun yang melatihnya dengan sanagt teliti.
Tak lama, lampu layar dibelakangku menyala. Membuatku membalikkan tubuhku menghadapnya. Terpampang wajahnya disana. Tengah menduduki kursi yang aku ketahui tempatnya. Studio JinHo, tempat yang sering kukunjungi denganya untuk berlatih menari.
“annyeonghaseo hangeng oppa. Cho Jehee ibnida.” Dia membungkukkan badannya kearahku. “hanya mengingatkan namaku padamu. Karena mungkin kau melupakannya. Walaupun aku tahu. Kau pasti tidak akan mungkin melupakanku. Gadis konyol yang selalu membuat ulah di dorm. Hahaha.”
“apa kau tahu sekarang tanggal berapa? Pastinya kau akan mengingatnya. 9 February 2012. Hari ulang tahunmu oppa. Aku tahu, tanpa aku yang mengingatkan, pasti akan ada banyak fans yang sudah menyerbumu. Jadi, intinya, ini bukan termasuk sebuah kejutan, mungkin.”
“hm.. aku kembali membuat ulah untuk mempersiapkan ini semua. Yaa walaupun tidak senekat tahun tahun sebelumnya. Aku hanya memaksa jino untuk mengosongkan jadwalnya, demi membantuku membuat video dan merekam suaraku di studionya. Menyeret kyuhyun oppa yang kelelahan setiap harinya untuk mengajariku menyanyi. Hahaha, terdengar memaksakan bukan? Yaah setidaknya, suaraku tadi cukup baik. Tidak terlalu memalukan. Dan memaksa ryeowook oppa untuk membantuku kembali membuat kue ulang tahun.”
“kita langsung ke intinya saja oppa. Waktuku tidak banyak. Aku mempunyai janji dengan siwon oppa setelah ini.” dia memungut barang yang tidak tertangkap kamera. “tara! Saeng il chukkae hangeng oppa! Saranghaeyeo!!”
Dia menyodorkan kue ulang tahunnya dihadapan kamera yang menyorotnya. “kau boleh mengucapkan harapanmu. Aku akan menunggumu sebentar, kemudian meniuapkan kue ulang tahun ini atas namamu.”
Aku terdiam. Terdiam dalam uraian air mataku yang terus mengalir. Ini adalah ritual yang tak pernah terlewatkan olehku dengannya setiap tahunnya. Dia selalu membuatkanku kue ulang tahun yang sama, dengan merepotkan ryeowook. Kemudian dia akan meniupkan kue ulang tahunku, sebagai bentuk rasa persaudaraan kami setelah aku mengucapkan harapanku. Harapanku hanya satu. Bertemu dengannya di hari special ini. walaupun itu kurasa akan sangat mustahil.
“sudah selesai, hm? Ppaliwa. Aku sudah pegal membawanya hangeng oppa.” Aku menolehkan pandanganku kea rah suara yang terdengar mendekat. Membuatku terhenyak kaget. Diaa Cho Jehee. Datang menemuiku dengan kue ulang ditangannya dan lilin yang menyala diatasnya.
Lampu seketika menyala. Menunjukkan lebih jelas wajahnya. “saeng il chukka hamnida, saeng il chukka hamnida. Sarang hangun hangeng oppa.. saeng il chukka hamnida.” Dia meniupkan lilin dihadapnnya. Kemudian meletakkannya ke tanagn kyuhyun yang berdiri dismpinya. Berlalri mengahampiriku, dan memelukku. “saeng il chukka oppa! Bogoshipta!”
Air mataku tak bisa berhenti jatuh. Sungguh, ini adalah tahun yang sangat membuatku merasa sangat istimewa. “gomawoyeo1 nado bogoshipta.” Dia melepaskan pelukknnya. Membiarkanku melihat sosok dibelakangnya.
“hyung! Chukka!” siwon memelukku singkat. Tersenyum simpul. Tak lama, suara riuh peonton terdengar kembali. “dia adalah Cho Jehee. Adik yang sangat kusayangi.”
Siwon terlihat melirikkan sesuatu. Terlihat kyuhyun yang tengah terdiam dengan seorang yeoja disampingnya. “nugundae?” gumamku pada jehee. Dia hanya tersenyum jahil padaku. “nanti akan aku ceritakan di backstage, oppa.”
“gomawoyeo, sinjja gomawo. Sungguh ini adalah kejutan yang paling aku sukai dari semua kejutan konyol yang perrnah diabuat Jehee untukku,gomawo.” Aku mencak acak ringan rambutnya. Dan dia menanggapinya dengan dengusan kesal singkat.
Pembawa acara hanya menepuk tepukkan tangan nya kagum. “sungguh ini adalah acara yang mengharukan!” bisiknya padaku.
                                                                        END
gak mau banyak ngomong deh, aku nunggu komennya aja. saeng il chukkae hangeng oppa. i miss you! :*

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Annyeong.. wah... seru kok ff-nya
1. ditunggu kelanjutannya
2. tdi gw baca masih ada beberapa kata yg salah ketik dan kurang spasi
udh itu aja dri ku.. tetep semangat dan kratif untuk ff-ff selanjutnya..

Cho jehee mengatakan...

thanks pengingatannya.. hhaha. iyaa aku juga ngerasa bakal banyak kalimat yang hurufnya gatau nyampur kemana ._.v soalnya buru buru. padahal itu yang penting dalam penulisa. wakaks mian yaa.
amiiin.. :)